Menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1429 H/2008 M

AllahuAkbar, Allahu Akbar La Illaha Illahu Walla Hu Akbar Allahu Akbar Walilaahil Hamd

Hari raya Idul Fitri hanya tinggal menghitung hari. Semua umat muslim di dunia menyambutnya dengan suka cita, karena hari kemenangan dan kebahagiaan telah tiba.Di penghujung bulan suci ramadan ini, kita sebagai umat Islam, sungguh dapat merasakan betapa beratnya menjalani suatu ujian, yakni berpuasa sebulan penuh menahan haus dan lapar, dan tidak itu saja, yang paling berat adalah melawan hawa nafsu dengan berbagai godaan yang dirasakan begitu berat. Namun alhamdulillah kita semua telah berhasil melampaui semua itu, dengan menjadi pemenang pada hari yang fitri ini.

(more…)

Add comment 28 September 2008 jam 03:02pm zty

Marhaban Ya Ramadhan!

Bulan Ramadhan telah datang. Bulan yang oleh Allah subhanahu wata’ala dihimpun di dalamnya rahmah (kasih sayang), maghfirah (ampunan), dan itqun minan naar (terselamatkan dari api neraka). Bulan Ramadhan juga disebutdengan “shahrul Qur’an”, bulan diturunkannya al-Qur’an yang merupakanlentera hidayah ketuhanan yang sangat dibutuhkan umat manusia dalam membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.

Melalui puasa Ramadhan, Allah SWT menguji hamba-Nya untuk mengendalikan nafsu dan perutnya, serta memberikan kesempatan kepada kalbu untuk menembus wahana kesucian dan dan kejernihan rabbani. Puasa Ramadhan merupakan pokok pembinaan iman Islami, untuk menyempurnakan amal ibadah,untuk mendapatkan maghfirah (ampunan) dan ridlwan (keridlaaan) dari Allah Yang Maha Agung.

(more…)

Add comment 30 Agustus 2008 jam 05:24am zty

Legalitas Poligami

بذا لمفرد مذكر أشر X بذى وذه تى تاعلى الأنثى اقتصر

Menggali pemahaman kontekstual bait diatas dapat menelorkan sebuah pengertian bahwa kalimat بذا لمفرد مذكر أشر memberikan pengertian satu orang laki-laki komparasinya adalah empat orang perempuan . sebagaimana yang terkandung dalam bait berikutnya yakni بذى وذه تى تاعلى الأنثى اقتصر . Ato dengan kata laen, satu laki-laki diperkenankan married dengan empat wanita.

Pengertian tersebut juga telah ditegaskan dalam Al-Qur’an sebagaimana ayatnya yang berbunyiمثنى وثلاث ورباع . Ayat tersebut melegalkan budaya poligami, bahkan budaya poligami ini telah berlangsung sebelum zamannya Nabi Muhammad SAW. Akhirnya budaya poligami masih terus berlangsung sampai zamannya Rosulullah hingga sekarang.

(more…)

Add comment 22 Mei 2007 jam 11:45pm cashe

Santri Pewaris Sang Kyai

وما يلى المضاف يأتى خلف X عنه فى الإعراب حذف

Sebagai figur yang menjadi suri tauladan dalam konteks kehidupan sosial maka eksistensi seorang kyai sangat urgen dalam sebuah komunitas. Figur kyai yang dipersonifikasikan مضاف dalam gramatikal bahasa arab, notabene figur yang lebih alim dalam ilmu keagamaan dan lebih beretiket dalam pengendalian emosionalnya. Beliau akan selalu ditaati semua fatwa dan mau’idhoh hasanahnya. Predikat مضاف yang ada pada figur kyai berarti orang yang menjadi sandaran dan tumpuan umat dalam menyelesaikan problematika sosial.

Performance kyai yang mempunyai kharisma tinggi akan selalu menjadi panutan dalam berucap dan bertindak. Figur kyai yang mempunyai ketinggian ilmu spiritual dinilai mampu memberi solusi problematika publik. Posisi kyai yang netral dan independen mampu menjembatani perbedaan ideologi umat.

(more…)

Add comment 22 Mei 2007 jam 11:16pm cashe

Larangan Ngampung

وفى اختيارلا يجئل المنفص X إذاتأت أن يجئ المتصل

Berangkat dari pendekatan kontekstual bait di atas, akan coba Q-ta adaptasikan dengan peraturan pondok yang mengintruksikan agar santri slalu komit dan konsis di pondok serta ngelarang perilaku “Ngampung”, yaitu maen ke kampung hingga ngeninggalin kegiatan wajib.

Dari bait وفى اختيارلا يجئ المنفصل dapat Q-ta asumsikan menjadi sebuah pengertian bahwa tindakan منفصل , yaitu santri yang memisahkan diri / keluar dari komplek pondok untuk maen di kampung hingga meninggalkan kegiatan merupakan larangan besar. Mengapa demikian?

(more…)

Add comment 22 Mei 2007 jam 11:12pm cashe

Dakwah Lelaku [Omongkan atau Sampaikan ? ]

oleh: Dody Iskandar dinata
sumber: NU-Nihon@yahoogroups.com

Future world, post modern, syahdan suatu ketika berbagai bangsa dan agama termasuk pemeluk Islam berkumpul di suatu tempat. Dalam pertemuan itu para petinggi membuat suatu perlombaan barang siapa dalam tempo yang sesingkat-singkatny a mampu membuat bangunan tertinggi dengan fungsi kecanggihan, estetika cremona, durability dan safety, dengan bahan yang ringan low timbal maka bangsa atau agama itulah yang layak dinobatrkan sebagai yang terunggul. Start…Dorr. ..! maka perlombaan pun dimulai….riuh rendah para arsitek dan pekerja mulai terasa.

Ada yang menggunakan semacam logam super ringan dan super kuat berbahan unsur tanah yang diciptakan melalui proses rekonstruksi molekul cryogenic generasi kesembilan. Beberapa ahli biotehnologi menggunakan “bakteri”nya atom sebagai pengikat energi generator listrik yang selama ini didominasi bahan polutan dan sering bocor. Pakar pertanian bekerjasama dengan IT memakai ekstrak daun kelor yang menghasilkan cairan berisi kamar-kamar fragmentasi sempurna sebagai pengganti hardsik server sistem bangunan yang selama ini lebih berat dan besar. Pakar fisika merancang medan elektrostatis gravitasi yang disalurkan ke seluruh jendela sebagai pengganti kaca sehingga tak perlu repot-repot membersihkan dan pemandangan luar jendela lebih terasa hidup.

(more…)

Add comment 23 April 2007 jam 11:31pm e_dhiem@z

In Memoriam : KH. Habib Dimyathi

25 Rabiul Awwal 1419-1428 H.

Tak terasa sembilan tahun berlalu. Seperti baru kemarin suara gemuruh tangis tak terlihat, runtuh dari langit mengiringi kepergian sang kekasih ke haribaanNya. Sembilan tahun sudah, dan suara itu terus saja sayup terdengar menggugah ingatan saya.

Walau tak cukup terawat, pita ingatan ini masih mampu merekam saat-saat airmata terkuras habis menahan tangis. Tadinya, saya pikir suara itu berasal dari ribuan pelayat yang memadati halaman masjid dan sudut-sudut asrama. Tapi saat mata ini menyapu bersih setiap sudut, tempat di mana terdapat kerumunan pelayat, seperti tak terlihat tanda-tanda histeria tangis. Tangisan mereka hamya menyisakan lebam mata tanpa suara. Lalu, suara tangis siapa gerangan? yang gemuruhnya membuat bulu kuduk berdiri!

(more…)

Add comment 9 April 2007 jam 06:57am Sybth Tarmasa

Belajar Dari Kearifan Para Sufi

Maaf bila cerita ini kedengaran kuno dan membosankan. Seorang teman pernah berkomentar, ” Sudahlah, tak usah kau ceritakan lagi, bosan mendengarnya”. Ada juga yang bilang, ” Apa tidak ada cerita yang lebih baru ?”. Tapi tidak sedikit yang menginginkan cerita ini dikemas lebih menarik agar tetap diminati dan bisa memberi kesadaran baru bagi si pembaca.

Walau cerita ini diadaptasi dari sumber-sumber sekunder, seperti buku cakrawala sufi 1 ( Anand Krishna), tetap tidak mengurangi esensi dari cerita itu sendiri dan tetap memiliki cita rasa beda, sebagaimana cerita sufi pada umumnya, yang tak ubahnya seperti oase di padang sahara, mampu memberi gairah baru menuju penemuan diri, kesadaran diri dalam memaknai hakekat hidup.

Sang Bunga Mawar.

(more…)

Add comment 8 April 2007 jam 08:58am Sybth Tarmasa

Bermalam Di Rumah Seorang Ahli Surga

Anas Ibn Malik ra, menceritakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Al-Nasa’i, perihal orang yang disebut-sebut sebagai penghuni surga.

Diceritakan oleh Anas ra, “Suatu hari kami bersama para sahabat yg lain duduk dalam satu majlis bersama Rasulullah SAW. Di tengah-tengah memberi wejangan, beliau berkata, “Sebentar lagi akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni surga”. Tak lama berselang, tiba-tiba muncul seorang lelaki anshar dengan janggut masih basah oleh air wudlu. Ia berjalan dg tangan kiri menjinjing sandal”.

(more…)

Add comment 8 April 2007 jam 07:47am Sybth Tarmasa

Menggugat Poligami, Menegakkan Keadilan

Poligini, atau yg lebih dikenal dengan poligami beberapa bulan terakhir sempat menjadi perbincangan hangat dan menarik di kalangan masyarakat, menyusul berita pernikahan kedua Kyai kondang, Abdullah Gimnastiar, yang diekspos secara besar-besaran oleh berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Mengingat keberadaan Aa’Gym, demikian ia biasa disapa, telah menjadi public figure, segala hal yang menyangkut kehidupan pribadinya tidak pernah luput dari incaran para paparazzi, sang pemburu berita. Peristiwa ini memang telah membawa implikasi yang luar biasa bagi banyak orang,terutama mereka yang selama ini mengidolakannya, berbalik membenci dan menghujat sang kyai. Adakah yang salah dengan poligami? Barangkali pertanyaan tersebut layak mengemuka, terlepas bahwa pernikahan itu sendiri mendapat ridho dari istri pertamanya, Mumu Muthmainah.

(more…)

Add comment 7 April 2007 jam 11:56pm Sybth Tarmasa

« Sebelumnya


Pages

Categories

Links

Feeds