Selamat Jalan Ibu
Innalillahi wainna ilaihi roji’un .
Tepat seminggu menjelang pelaksanaan Ujian Imtihan II Tahun Pelajaran 1427-1428 H / 2006 - 2007 M, Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan ditinggalkan oleh salah seorang tokoh putri terbaiknya , yaitu Ibunda Ny Hj Haris Dimyathi ( Ibu dari Gus Luqman Haris Dimyathi , salah seorang pengasuh Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan . Beliau dipanggil menghadap Yang Kuasa pada hari Senin tanggal 21 Mei 2007 pada pukul 06.30 WIB, di RS Pacitan. Menurut keterangan dari salah satu Asaatidz Pondok Tremas yang telah lama ikut merawat beliau, beliau dibawa ke RS Pacitan pada hari Ahad tanggal 20 Mei 2007 sekitar jam 10.00 untuk melaksanakan general check up terhadap penyakit beliau yang telah diderita sejak tahun kemarin. Dan pada saat menghembuskan nafas terakhir beliau ditemani oleh seluruh keluarga beliau.
Jenazah beliau tiba dari RS Pacitan dan disambut dengan suasana duka yang sangat mendalam oleh keluarga besar Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan pada pukul 10.00 wib dan langsung disemayamkan di Ndalem beliau sendiri. Para alumni dari berbagai penjuru daerah , kerabat & masyarakat Tremas dan sekitarnya berdatangan secara bergelombang tiada henti untuk memberikan do’a dan melepas kepergian beliau menghadap Yang Maha Kuasa. Sholat Jenazah dilakasanakan di Serambi Ndalem beliau sendiri dilakukan oleh alumni , asaatidz dan masyarakat sekitar, sedangkan para santri dengan membaca kalimah thoyyibah tahlil di asrama masing-masing.
Prosesi pemberangkatan Jenazah ke Maqbaroh Gunung Lembu , dilaksanakan pada pukul 17.00 dimulai dengan pelaksanaan sholat jenazah di serambi masjid yang dipimpin oleh KH Abdul Aziz ( Alumni Pondok Tremas asal Wonogiri). Dilanjutkan sambutan atas nama keluarga oleh KH Thoyyib Hasan Ba’bud dan do’a secara bergiliran oleh KH Hamid Zuhri ( Boyolali ) dan Gus Ashif Hasyim. Tepat pukul 17.30 jenazah diantar oleh ribuan santri, alumni dan masyarakat ke Maqbaroh Gunung Lembu. Dan pada malam harinya dilanjutkan dengan Pembacaan Tahlil oleh masyarakat bertempat di Ndalem dan para santri di asrama masing-masing.
Almarhumah Hj Hadiyah Haris , wafat pada usia 65 tahun dengan meninggalkan 3 orang putra ,seorang putri , serta 4 menantu dan 9 orang cucu. Beliau dilahirkan di Desa Jatimalang Arjosari Pacitan. Beliau adalah sosok yang betul-betul setia dalam mendampingi Almarhum KH Haris Dimyathi ( wafat 1994) baik dalam kapasitas beliau sebagai seorang istri maupun sebagai tenaga pengajar di Madrasah Salafiyah Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan. Beliau sampai akhir hayatnya tercatat sebagai Pelindung dan Tenaga pengajar di Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan.
Selamat Jalan Ibunda Hj Haris Dimyathi, semoga Alloh Swt, akan memberikan tempat yang terbaik bersama para syuhada’ dan sholihin, Amien …………………!
Add comment May 21st, 2007